Berita  

Senator AS Tuding Trump & Netanyahu Perpanjang Perang Timur Tengah

Sanders Tuding Trump dan Netanyahu Sengaja Perpanjang Konflik di Timur Tengah

Pada Selasa waktu setempat, Senator Amerika Serikat, Bernie Sanders, secara tajam menuduh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sengaja memperpanjang konflik yang semakin meluas di Timur Tengah. Tuduhan ini disampaikan melalui akun media sosial milik Sanders.

Sikap Sanders Terhadap Konflik di Timur Tengah

Dalam unggahan yang dibagikan, Sanders memberikan data terkait jumlah korban terkait konflik di berbagai negara di Timur Tengah. Data tersebut mencatat jumlah korban tewas dan luka-luka yang menggemparkan, dengan Iran dan Lebanon menjadi negara yang jumlah korban terbesar.

Di Iran, tercatat sekitar 3.375 orang tewas dan lebih dari 26.500 lainnya luka-luka. Sementara di Lebanon, jumlah korban tewas mencapai 2.702 orang dan 8.311 orang luka-luka. Sanders juga mengungkapkan adanya kekerasan tambahan di beberapa negara Teluk yang menelan korban jiwa dan melukai banyak orang.

Panggilan Sanders untuk Menghentikan Perang

Sanders juga mencatat data korban di Israel dan Amerika Serikat sebagai pihak yang terlibat. Dengan 26 korban meninggal dunia di Israel dan 7.791 orang luka-luka, serta di pihak Amerika Serikat sebanyak 13 tentara tewas dan 381 personel lainnya luka-luka.

Dengan lantang, Sanders mengecam tindakan Trump dan Netanyahu, sambil menyerukan agar perang di kawasan Timur Tengah segera dihentikan. Kritik keras disuarakan oleh Sanders dalam upayanya untuk menengahi dan mengakhiri konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Source link