Pada tanggal 12 Juni 2025, Senator Kolombia Miguel Uribe masih dalam perawatan intensif di rumah sakit setelah menjadi korban penembakan brutal saat menghadiri sebuah acara kampanye di Bogota pada Sabtu, 7 Juni 2025 lalu. Ia ditembak di kepala saat tengah berpidato di taman umum dan saat ini kondisinya masih kritis namun menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Dalam pernyataan resmi dari Rumah Sakit Fundación Santa Fe pada Rabu, 11 Juni 2025, dokter mengkonfirmasi adanya penurunan pembengkakan otak (edema serebral) dan stabilisasi fungsi vital, meskipun kondisinya masih parah, namun ada perbaikan neurologis yang terjadi. Miguel Uribe, yang merupakan anggota partai oposisi sayap kanan Pusat Demokratik dan dijuluki sebagai calon presiden potensial Kolombia, saat ini masih dirawat di unit perawatan intensif dan berada di bawah pengawasan ketat tim neurologis. Insiden penembakan terhadap Uribe terjadi di tengah gelombang kekerasan yang melanda Kolombia belakangan ini, menciptakan kembali trauma pada masyarakat Kolombia atas kekerasan yang berlangsung selama puluhan tahun, melibatkan berbagai kelompok bersenjata. Namun, belum ada informasi resmi mengenai pelaku penembakan maupun motif di balik serangan ini, namun insiden tersebut telah memicu kecaman luas dari berbagai pihak. Aparat keamanan Kolombia sedang melakukan penyelidikan intensif dan meningkatkan penjagaan di berbagai titik rawan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.
Miguel Uribe: Kritis tapi Tunjukkan Tanda Perbaikan setelah Ditembak di Kepala
Read Also
Recommendation for You

Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, dengan tulus menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung untuk korban banjir…

Keluarga korban kebakaran di Gedung Terra Drone di Kemayoran Jakarta Pusat tengah diliputi duka yang…

Telkom Akses meluncurkan Telkom Akses Command Center (TACC), pusat kendali digital baru yang bertujuan untuk…

Pada Selasa, 9 Desember 2025, Presiden RI, Prabowo Subianto diterima langsung oleh Presiden Pakistan, Asif…

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyoroti kebutuhan mendesak masyarakat di Aceh Tamiang, yaitu…







