CEO Riyadh Air, Tony Douglas, menyatakan bahwa maskapai rintisan Saudi tersebut bersedia untuk membeli pesawat Boeing yang seharusnya akan dikirim ke maskapai China tetapi ditolak karena perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Hal ini terjadi setelah Boeing memutuskan untuk menjual kembali pesawat-pesawat tersebut karena kemungkinan tidak akan masuk ke China karena masalah tarif. Riyadh Air sebelumnya telah memesan pesawat dari Boeing dan Airbus, termasuk jet A321 dari Airbus dan Boeing 787 Dreamliner. Tony Douglas juga menegaskan bahwa ketidakpastian ekonomi global tidak akan berdampak pada permintaan perjalanan udara ke dan dari ibu kota kerajaan Saudi Arabia. Riyadh Air berencana untuk terus merekrut karyawan dan mengumumkan pesanan untuk jet berbadan lebar dalam waktu dekat dalam rangka peluncuran maskapai pada kuartal keempat mendatang.
Riyadh Air Siap Akuisisi Pesawat Boeing yang Ditolak China
Read Also
Recommendation for You

Pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Hibnu Nugroho, menilai narasi kriminalisasi atau politisasi…

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh,…

Program Sekolah Rakyat di Tanah Papua memberikan arah baru dalam upaya pemerataan akses pendidikan bagi…

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan tanggapannya terkait vonis pengawasan pidana yang diberikan kepada…

KPK Menduga Mantan Sekretaris Jenderal Kemenaker Masih Terima Suap Setelah Pensiun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…







