Thailand Tawarkan Kendaraan Lapis Baja Amfibi untuk Korps Marinir TNI
Jakarta, VIVA – Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menawarkan kerja sama industri pertahanan dengan Indonesia. Thailand siap memasok 36 unit kendaraan lapis baja amfibi beroda All Terrain Assault Vehicle (ATAV) untuk Korps Marinir TNI. Hal ini merupakan upaya untuk memperkuat kolaborasi antara kedua negara di sektor pertahanan.
Prabowo dan Anutin Bahas Meningkatkan Kerja Sama Pertahanan
Dalam pertemuan antara PM Thailand dan Presiden Prabowo, keduanya membahas pentingnya kerjasama militer antara Indonesia dan Thailand. Prabowo menegaskan perlunya peningkatan hubungan melalui latihan bersama dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pertahanan.
Anutin menyatakan kesiapan Thailand untuk mengembangkan kerja sama industri pertahanan dengan Indonesia. Selain pengadaan kendaraan lapis baja amfibi ATAV, Thailand juga menawarkan peningkatan kemitraan melalui latihan militer gabungan, pertukaran informasi strategis, dan kerja sama keamanan maritim antara kedua negara.
Impor Beras dan Pupuk Urea
Selain kerja sama di sektor pertahanan, Thailand juga menawarkan diri menjadi pemasok beras berkualitas tinggi bagi Indonesia. Namun, dalam imbal baliknya, Thailand meminta peningkatan impor pupuk urea dari Indonesia hingga ratusan ribu ton per tahun.
Usulan kerja sama ini menunjukkan komitmen Thailand dalam memperkuat hubungan dengan Indonesia di berbagai bidang. Diharapkan langkah-langkah kerja sama ini dapat membawa manfaat bagi kedua negara.












