Berita  

Preman Viral: Wanita Hamil Ditendang dalam Aksi Brutal






VIVA – Aksi Preman Viral: Wanita Hamil Ditendang

Aksi Preman Viral: Wanita Hamil Ditendang karena Merekam Keributan

Pada Jumat, 5 Juni 2026, di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh sejumlah preman telah menjadi sorotan publik. Kejadian ini menuai kecaman dari masyarakat setelah seorang wanita hamil menjadi korban penganiayaan yang kejam.

Insiden Penganiayaan di Terowongan Tembung

Menurut informasi yang dihimpun, pasangan suami istri tersebut mengalami kejadian mengerikan setelah mereka melintas di sekitar area rel kereta api yang saat itu sedang diliputi keributan. Alih-alih mendapat bantuan, mereka malah menjadi target amukan dari para pelaku.

Korban, seorang wanita hamil, dianiaya dengan cara ditendang di bagian perutnya, sedangkan suaminya dipukul hingga mengalami luka di wajah. Kepolisian medan memastikan bahwa korban berhenti di sekitar terowongan karena merasa takut dengan keributan yang sedang terjadi di rel.

Dugaan Motif Pelaku

Keberadaan pasangan tersebut kemudian menimbulkan curigaan dari para pelaku. Mereka mengira korban sedang merekam kejadian di lokasi dan khawatir rekaman tersebut akan menyebar di media sosial. Salah seorang pelaku bahkan mengakui menendang korban karena takut keributan tersebut menjadi viral.

Selain wanita hamil, suaminya juga menjadi korban kekerasan fisik setelah dipukuli berulang kali di wajah. Situasi semakin mencekam ketika pelaku lain mengeluarkan air gun sebagai upaya untuk mengintimidasi pasangan tersebut agar meninggalkan lokasi.

Penangkapan Pelaku

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. Mereka adalah Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37). Saat penangkapan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti termasuk air gun, tabung air gun, dan amunisi.

Kedua pelaku saat ini telah diamankan di Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik tengah menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.

Source link