Jasad perempuan yang ditemukan mengapung di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya teridentifikasi sebagai Juliani (32) dari Sangia, Kelurahan Sangia, Kecamatan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Identifikasi dilakukan oleh Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satreskrim Polres Manggarai Barat dengan metode pemotretan dan perekaman sidik jari. Proses identifikasi yang sulit karena kondisi jenazah membusuk berhasil dilakukan dengan efektif. Jenazah Juliani selanjutnya akan dibawa menggunakan speed boat ke kampung halamannya di Bima, NTB, untuk dimakamkan, didampingi pihak keluarga. Jenazah tersebut diduga merupakan salah satu korban banjir bandang di Bima yang terbawa arus ke perairan Manggarai Barat. Semua informasi telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan pengecekan fisik telah dilakukan untuk memastikan identitas jenazah.
Penemuan Terbaru: Jasad Terapung di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo
Read Also
Recommendation for You

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir di…

Pada Senin, 19 Januari 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang…

Menjalani pernikahan di era modern merupakan tantangan besar yang membutuhkan komitmen dan usaha yang besar…









