Berita  

Reshuffle Prabowo-Gibran: Meningkatkan Kepuasan Publik

Publik Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran Butuh Reshuffle Kabinet

Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus berupaya mendongkrak tingkat kepuasan publik dengan melakukan pembenahan kabinet. Meski masih memiliki modal kepercayaan publik yang kuat, survei yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia mengungkap fakta menarik.

Fakta Menarik dari Survei Poltracking Indonesia

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menyampaikan bahwa survei yang dilakukan periode 14-20 Agustus 2026 mencatat bahwa 63,2 persen masyarakat percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, hanya 47 persen publik yang menyatakan puas terhadap kinerja para menteri, sedangkan 51,9 persen menginginkan dilakukannya reshuffle kabinet.

Menurut Hanta, Presiden Prabowo perlu melakukan langkah politik yang radikal untuk menghasilkan evaluasi menyeluruh dan perombakan kabinet. Pergantian kabinet tidak hanya dimaknai sebagai keputusan politik, tetapi juga untuk memastikan posisi pemerintahan diisi oleh figur yang memiliki kompetensi.

Penguatan Kabinet untuk Menyambut Peningkatan Kepuasan Publik

Hanta juga menyoroti pentingnya koordinasi antar kementerian yang lebih efektif dalam menghadapi isu strategis dan membutuhkan respons cepat. Oleh karena itu, penempatan Menteri Koordinator dianggap memiliki peran vital sebagai penghubung dan pengendali koordinasi lintas sektor.

Figur Menteri Koordinator yang kuat diharapkan dapat membantu pemerintah menangani persoalan strategis tanpa langsung membebani institusi kepresidenan. Keberadaannya juga bisa memperkuat koordinasi serta menjaga efektivitas komunikasi politik pemerintah.

Sebagai salah satu pintu masuk untuk meningkatkan kepuasan publik, sektor ekonomi menjadi fokus pemerintahan Prabowo-Gibran. Dengan penyesuaian kabinet yang tepat, diharapkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan dapat terus meningkat.

Source link