Komisaris Utama Pertamina Tinjau Pasokan Energi di NTT
Pada Minggu, 14 Juni 2026, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan keandalan pasokan energi dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.
Rangkaian Kunjungan Kerja
Pada Jumat, 12 Juni 2026, Mochamad Iriawan menyambangi sejumlah titik strategis distribusi energi di NTT. Beberapa lokasi yang menjadi fokus peninjauan adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Timor Raya Oesapa, Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari, dan Integrated Terminal (IT) Tenau.
Tinjau Pelayanan BBM dan Serap Aspirasi Masyarakat
Di awal kunjungannya, Iriawan mengunjungi SPBU Timor Raya Oesapa, Kupang. Di lokasi tersebut, beliau meninjau kesiapan fasilitas pelayanan kepada masyarakat dan berdialog langsung dengan konsumen. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait ketersediaan dan kualitas layanan BBM serta untuk mengetahui berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dalam memperoleh akses energi.
Dari SPBU, peninjauan dilanjutkan ke Aviation Fuel Terminal El Tari. Fasilitas ini memiliki peran vital dalam menjamin ketersediaan avtur, yang merupakan kebutuhan utama sektor transportasi udara di Nusa Tenggara Timur. Menjaga konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat merupakan fokus utama dari pemastian pasokan energi ini.
Pastikan Infrastruktur Distribusi Energi Beroperasi Optimal
Kunjungan diakhiri dengan Management Walkthrough (MWT) di Integrated Terminal Tenau. Terminal energi ini sudah beroperasi sejak tahun 1968 dan menjadi salah satu fasilitas strategis Pertamina dalam mendukung distribusi BBM dan LPG di wilayah NTT. Selama peninjauan, Iriawan memeriksa berbagai fasilitas utama yang mendukung operasional terminal tersebut.
Iriawan menekankan bahwa ketahanan energi tidak hanya bergantung pada ketersediaan stok, tetapi juga pada keandalan rantai distribusi dari hulu hingga hilir.












