Benjamin Netanyahu Perintahkan Militer Israel Perluas Serangan ke Lebanon Selatan
Jakarta, VIVA – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan perintah untuk memperluas serangan militer ke wilayah Lebanon Selatan. Dia juga menegaskan kendali atas area yang sebelumnya dikuasai Hizbullah.
Perintah Memperluas Operasi Militer
Dalam pernyataannya, Netanyahu memerintahkan pasukan pertahanan Israel (IDF) untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan Israel telah berhasil menyeberangi Sungai Litani, menguasai wilayah strategis, dan merebut area pegunungan Beaufort. Perintah Netanyahu saat ini adalah memperkuat dan memperluas kontrol atas wilayah-wilayah yang sebelumnya dikuasai Hizbullah.
Netanyahu menyatakan kepuasannya atas penaklukan Kastil Beaufort, yang merupakan benteng peninggalan dari era Perang Salib, sebagai langkah penting dalam perubahan dramatis kebijakan yang sedang dijalankan.
Prancis Desak Sidang Darurat DK PBB
Prancis menyerukan digelarnya sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sebagai tanggapan atas operasi militer Israel di Lebanon Selatan. Langkah ini merupakan upaya diplomatik untuk mengatasi situasi yang semakin tegang di wilayah tersebut.
Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel telah mengambil inisiatif dan beroperasi di berbagai front, termasuk Suriah, Gaza, dan Lebanon. Israel berkomitmen untuk melindungi komunitasnya dengan menetapkan zona keamanan di luar perbatasannya. Meskipun proses ini memakan waktu, Israel bertekad untuk memulihkan keamanan bagi penduduk di berbagai wilayah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti












