Arab Saudi Tetap Berkomitmen Layani Jemaah Haji Iran
Pada tanggal 21 Mei 2026, Menteri Dalam Negeri Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji asal Iran selama musim haji berlangsung. Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Alireza Rashidian, di Jeddah.
Sikap Menerima Meski di Tengah Konflik
Di tengah ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran dengan beberapa negara termasuk Amerika Serikat dan Israel, komitmen Arab Saudi ini dianggap sebagai langkah manusiawi dan kemanusiaan yang patut diapresiasi. Pihak Arab Saudi menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tetap menjadi prioritas utama, tanpa terpengaruh oleh situasi geopolitik yang tidak menentu.
Apresiasi dari Pihak Iran
Alireza Rashidian, Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, memberikan apresiasi atas persiapan yang dilakukan oleh Arab Saudi dalam melayani jemaah haji asal Iran. Ia mengakui kualitas layanan yang diberikan serta tingkat organisasi yang memadai selama pelaksanaan ibadah haji. Rashidian juga menyatakan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada jemaah Iran untuk menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tenang.
Persiapan untuk musim haji tahun ini melibatkan kedua pihak, dimana sekitar 30.000 jemaah haji dari Iran dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi secara bertahap untuk melaksanakan ibadah suci itu. Kedua negara telah berkoordinasi dengan baik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah haji yang akan tiba di tanah suci Mekkah.












