Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pandangannya terkait usulan untuk menduetkan Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam Pemilihan Presiden 2029. Dasco menyatakan bahwa usulan tersebut hanyalah wacana yang belum mendapat pembahasan resmi di internal partai. Menurutnya, saat ini fokus utama Prabowo adalah menjalankan program-program pemerintahan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dasco menegaskan bahwa keputusan politik selanjutnya akan diambil setelah periode pertama pemerintahan tersebut selesai.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, telah memastikan bahwa partainya akan mendukung Prabowo Subianto dalam Pemilu 2029. Meskipun demikian, PAN belum memutuskan apakah akan mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. Eddy menekankan bahwa dukungan terhadap Prabowo untuk dua periode tak lagi menjadi perdebatan dan bahwa kesempatan bagi partai untuk mengusulkan kader partai sendiri sebagai pendamping Prabowo masih terbuka.
Dalam isu terkait potensi dana umat yang dikelola dengan baik, Prabowo dikabarkan telah menerima laporan bahwa potensi dana umat bisa mencapai Rp500 triliun setiap tahun. Menurut laporan yang disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, pengelolaan dana umat yang efektif dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Dengan dukungan dan pandangan dari berbagai pihak, prospek Pilpres 2029 tampak semakin menarik untuk diikuti.












