Berita  

Kunjungan Wapres Gibran dan Penguatan Sekolah Rakyat di Papua

Program Sekolah Rakyat di Tanah Papua memberikan arah baru dalam upaya pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal ini menegaskan komitmen negara untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas di wilayah terluar, termasuk Indonesia Timur dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks. Pada tanggal 14 Januari 2026, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Papua, sebagai bagian dari kunjungan yang dilakukan setelah program Sekolah Rakyat diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto. Lokasi dipilih di wilayah kepulauan untuk menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pemerataan pembangunan pendidikan.

Gibran menekankan pentingnya memastikan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa tanpa terkendala kondisi ekonomi maupun wilayah. Program Sekolah Rakyat bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang terjangkau dan berkualitas sampai ke pelosok, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan optimal. Meskipun fasilitas sekolah dinilai memadai, masih terdapat catatan terkait jumlah tenaga pengajar yang perlu ditingkatkan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan maksimal.

Selain itu, dukungan untuk perluasan Sekolah Rakyat di Papua juga datang dari anggota legislatif. Anggota Komisi X DPR RI, Robert Joppy Kardinal, menyatakan bahwa program ini relevan dengan kondisi Papua yang memiliki tantangan akses pendidikan yang berat. Selain itu, pemerintah baru menetapkan 3 lokasi Sekolah Rakyat di Provinsi Papua, namun kondisi Papua yang telah dimekarkan menjadi enam provinsi berpotensi menimbulkan ketimpangan akses pendidikan antarwilayah. Tujuan kunjungan Gibran dan perluasan Sekolah Rakyat adalah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di Papua dan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat menikmati layanan pendidikan yang layak.

Source link