Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Azis Subekti, memberikan dukungan terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto dalam membentuk satuan tugas rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di tiga provinsi di Sumatera. Azis menilai pentingnya respons cepat pemerintah ketika bencana melanda suatu wilayah di Indonesia. Dia menegaskan bahwa bencana tidak menunggu, dan perlunya ketahanan alam dan kelembagaan yang kuat dalam menghadapi hal tersebut.
Presiden Prabowo telah mengeluarkan arahan untuk memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi dengan pola kerja yang jelas. Azis menyoroti bahwa penanganan pascabencana sering tersendat akibat persoalan anggaran, kebocoran waktu, ketidaksesuaian data, dan tarik-menarik kewenangan. Oleh karena itu, satgas rehabilitasi dan rekonstruksi harus terkoordinasi dengan baik untuk memastikan efektivitas dalam pemulihan.
Azis juga menekankan pentingnya pemulihan yang diukur dari dampaknya bagi warga, bukan dari administrasi semata. Dia menyoroti kebutuhan mendesak warga terdampak, seperti distribusi bantuan air bersih, sembako, pakaian, dan kebutuhan lainnya. Azis menekankan bahwa pemulihan bukan sekadar proyek, melainkan sebagai kerja negara yang konkret, terukur, dan terasa oleh masyarakat.
Pemerintah, melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan membangun hunian sementara dan permanen bagi warga terdampak bencana. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Kota Padang. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyatakan akan membentuk satgas rehabilitasi dan rekonstruksi untuk membantu pemulihan di tiga provinsi yang terkena bencana di Sumatera.












