Pemerintah yang diwakili oleh Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, tengah mempersiapkan langkah audit menyeluruh terhadap bangunan pondok pesantren tua dan berisiko tinggi. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto setelah ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Audit pesantren-pesantren tua, terutama yang berusia di atas 100 hingga 200 tahun akan dilakukan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk menjamin tingkat keamanan dan kelayakan bangunan serta mencari solusi renovasi. Pesantren yang paling rawan secara struktur bangunan dan yang paling tua akan menjadi prioritas dalam program audit ini. Terkait insiden robohnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Cak Imin menyebut bahwa proses audit dan verifikasi masih berlangsung oleh instansi terkait. Audit pemerintah diarahkan sebagai audit teknis penuh, bukan audit sosial, dengan menggunakan standar audit teknis bangunan yang lengkap. Selain itu, sebuah mobil Mercedes Benz yang diduga milik pengasuh pondok pesantren juga ditemukan remuk tertimpa reruntuhan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Langkah-langkah audit dan penanganan lebih lanjut akan ditunggu hasil audit dan kesimpulan resmi dari pihak terkait.
Menko Cak Imin Audit Bangunan Ponpes Berusia 100 Tahun
Read Also
Recommendation for You

Pada hari Rabu, 11 Februari 2026, pihak kepolisian mengkonfirmasi peristiwa penembakan terhadap pesawat PK-SNR milik…

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menyatakan bahwa TNI telah menyiapkan prajurit untuk dikirim ke…

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi warganya pada Idul Fitri…

Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengusulkan duet antara Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan (Zulhas) pada…

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) aktif melakukan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban bencana, membuka pasar…







