Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, mengomentari desakan sejumlah purnawirawan TNI agar Gibran Rakabuming Raka mundur dari posisi Wakil Presiden RI. Menurut Paloh, desakan tersebut dinilai kurang tepat karena tidak ada dasar tuntutan untuk pemakzulan Gibran. Paloh menyayangkan desakan yang disampaikan oleh para purnawirawan TNI, namun ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada skandal yang menjadi alasan untuk pemakzulan. Paloh juga menyoroti bahwa bangsa Indonesia telah melaksanakan Pemilu 2024 dan setelah terpilih, seseorang harus mulai bekerja tanpa mempermasalahkan seberapa kuat kinerja yang dihasilkan. Desakan agar Gibran mundur disuarakan oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI, antara lain oleh Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, dan Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Mereka mengkritik Gibran terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dinilai melanggar hukum acara MK dan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman, serta menyerukan adanya reshuffle menteri yang dianggap terkait dengan kepentingan Presiden Jokowi.
Memahami Kontroversi Terkait {Kurang Tepat karena Tak Ada Skandal}
Read Also
Recommendation for You

Insiden kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Jakarta…

Pada Kamis, 11 Desember 2025, Kepolisian Resor (Polres) Serang, Polda Banten, mengungkap sindikat pencurian limbah…

Majelis Gerakan Akhir Zaman (Majelis GAZA) baru-baru ini menggelar seminar bertajuk “Blueprint dan Roadmap Langit:…

Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, dengan tulus menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung untuk korban banjir…

Keluarga korban kebakaran di Gedung Terra Drone di Kemayoran Jakarta Pusat tengah diliputi duka yang…







