Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, memberikan tanggapannya terkait wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik. Gus Yahya secara pribadi telah melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Vatikan untuk Indonesia untuk memberikan belasungkawa, serta mengirim surat atas nama PBNU ke Kardinal Pietro Parolin sebagai Vatican’s Secretary of State dan pihak terkait lainnya. Menurut Gus Yahya, kepergian Paus Fransiskus bukan hanya kehilangan bagi Gereja Katolik, tetapi juga untuk seluruh dunia karena Paus telah konsisten memperjuangkan kemanusiaan selama kepemimpinannya. Gus Yahya juga menekankan bahwa Nahdlatul Ulama akan terus mendukung Gereja Katolik dan upaya kemanusiaan sebagai bagian dari warisan perjuangan dan kebaikan yang ditinggalkan oleh Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus Dikagumi sebagai Pengasuh Kemanusiaan
Read Also
Recommendation for You

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana radikal untuk merombak struktur Badan Usaha Milik Daerah…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pidato kunci dalam acara World Economic Forum (WEF) 2026…

Mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Arcandra Tahar, menegaskan bahwa tidak…

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menyambut baik perubahan arah Presiden AS Donald Trump terkait Greenland….

Pada Kamis, 22 Januari 2026, Salwani Anuar Kamaruddin, istri ketiga dari mantan Kepala Angkatan Darat…







