Tim K9 INASAR 1 yang tergabung dalam Operasi Kemanusiaan Myanmar 2025 berhasil menemukan korban gempa dalam pencarian yang dilakukan di Naypyidaw. Tim tersebut melibatkan empat personel Polri dan dua anjing pelacak K9 dalam operasi pencarian di dua lokasi perumahan warga. Anjing pelacak K9 bernama Walet menjadi kunci dalam menemukan titik bau yang diduga berasal dari korban, yang akhirnya berhasil dievakuasi. Setelah keberhasilan di Site I, tim melanjutkan pencarian ke Site II dan kembali berhasil menemukan titik bau korban lain. Tim terus melanjutkan operasi pencarian untuk memberikan pertolongan kepada korban terjebak. Selain itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban gempa Myanmar. Operasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara sahabat, menunjukkan peran Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional. Tim K9 INASAR 1 akan terus melanjutkan pencarian untuk memastikan bantuan maksimal dapat diberikan kepada korban.
Anjing Pelacak K9 Bantu Temukan Korban Reruntuhan Gempa Myanmar
Read Also
Recommendation for You

Pada tanggal 4 Desember 2025, Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)…

Dewan Pimpinan Partai Hanura telah mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Bimbingan Teknis (Bimtek)…

Sebuah temuan baru telah menguatkan dugaan adanya praktik pembalakan liar di balik gelondongan kayu yang…

Pada hari Kamis, 4 Desember 2025, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memberikan respons terhadap pernyataan Menko…

Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta, memperingatkan masyarakat tentang potensi puncak banjir rob di Jakarta…







