Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, memastikan bahwa kawasan cagar budaya nasional di Muaro Jambi akan menjadi laboratorium pendidikan dan kebudayaan dunia. Dengan statusnya sebagai cagar budaya, Muaro Jambi akan lebih mudah dikenal oleh dunia. Lestari juga menyampaikan bahwa MPR akan mengadakan forum diskusi kebangsaan dan bernegara di kawasan tersebut. Nilai dan keunikan budaya Muaro Jambi masih perlu lebih dipahami oleh masyarakat, dan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan nilai tambah wilayah serta memastikan keberlanjutan tradisi lokal. Situs candi di Muaro Jambi, sebagai salah satu pusat peradaban Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13 Masehi, dimungkinkan untuk dipromosikan sebagai laboratorium kebudayaan global. Selain memiliki nilai sejarah yang kaya, Muaro Jambi juga telah masuk ke dalam daftar tentatif UNESCO untuk nominasi warisan dunia. Dengan luas kawasan mencakup 8 desa di 2 kecamatan, Muaro Jambi diharapkan dapat terus dilestarikan untuk generasi selanjutnya.
Wakil Ketua MPR Janji Muaro Jambi Jadi Laboratorium Kebudayaan Global
Read Also
Recommendation for You

Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Jumat, 10 April 2026, secara tegas menyatakan bahwa hukum harus…

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengkritik Israel sebagai kutukan bagi kemanusiaan dan menyampaikan bahwa genosida…

Menurut pengamat komunikasi Noval Agung Warjito Ardoyo, survei dan observasi terhadap 1.200 responden menunjukkan kepuasan…









