Hari Sabtu kemarin, Yayasan Merah Putih Peduli menggelar “Seminar Nasional dan Bedah Buku” di Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Bogor, untuk mengusulkan Raden Mas Margono Djojohadikusumo, kakek dari Presiden Prabowo Subianto, sebagai pahlawan nasional. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos), Robben Nico, merespons positif usulan tersebut setelah turut hadir dalam acara tersebut. Margono dikenal sebagai salah satu pendiri Bank Negara Indonesia (BNI), bank sentral pertama di Indonesia. Diskusi tersebut juga mengungkapkan peran penting Margono dalam sejarah Indonesia, tidak hanya di bidang ekonomi tetapi juga terlibat dalam BPUPKI dan Konferensi Meja Bundar. Berdirinya BNI di masa awal kemerdekaan dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah bangsa Indonesia, memberikan fondasi kuat untuk perekonomian nasional. Usulan Margono sebagai pahlawan nasional kemudian disampaikan dari masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas dan akan dinilai oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan sebelum diumumkan menjelang Hari Pahlawan. Kolonel Tek Hikmat Zakky Almubaroq, Ketua Panitia Seminar Nasional, juga menyoroti kontribusi Margono dalam pembentukan arah kebijakan ekonomi nasional. Unhan mendukung penuh usulan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga usulan Margono Djojohadikusumo segera diterima dan ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Pahlawan Nasional: Geliat Kakek Prabowo, Margono Djojohadikusumo
Read Also
Recommendation for You

Pada Senin, 9 Maret 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa eks Menteri Perhubungan (Menhub)…

Seorang pemuda berusia 21 tahun dari Desa Gunungsari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat hampir tewas setelah…

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, berbicara melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah…

Kemungkinan Rusia dan China Dapat Bertindak sebagai Penengah dalam Konflik di Timur Tengah Menurut juru…








