Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menuai beragam tanggapan terkait kebijakannya yang mengenai efisiensi anggaran. Meskipun ada pro dan kontra, namun banyak yang mengapresiasi langkah tersebut termasuk seorang ekonom dari Universitas Bina Nusantara (Binus), Doddy Ariefianto. Menurut Doddy, kebijakan efisiensi yang diambil oleh Presiden Prabowo merupakan wujud kesadaran akan kondisi perekonomian negara. Doddy juga menilai bahwa langkah efisiensi yang diambil oleh pemerintah merupakan upaya untuk membangun budaya fiskal yang baru, yang efisien, berkualitas, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Meskipun demikian, Doddy juga berpendapat bahwa program subsidi pendidikan seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebaiknya tidak dikurangi. Menurutnya, program-program tersebut sangat penting dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi mendatang dan merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Doddy merekomendasikan agar pemerintah tetap mempertahankan program UKT dan KIP sebagai langkah strategis untuk menghindari potensi kerugian di masa mendatang.
Langkah Prabowo Dinilai Efisien: Penemuan Fiskal Baru
Read Also
Recommendation for You

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana radikal untuk merombak struktur Badan Usaha Milik Daerah…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pidato kunci dalam acara World Economic Forum (WEF) 2026…

Mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Arcandra Tahar, menegaskan bahwa tidak…

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menyambut baik perubahan arah Presiden AS Donald Trump terkait Greenland….

Pada Kamis, 22 Januari 2026, Salwani Anuar Kamaruddin, istri ketiga dari mantan Kepala Angkatan Darat…







