Pada hari Selasa, 11 Februari 2025, Kota Kunduz di Afghanistan dihebohkan dengan ledakan bom bunuh diri. Pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di depan bank cabang Kabul di Kota Kunduz saat para pegawai pemerintah sedang mengambil gaji. Insiden ini mengakibatkan 8 orang tewas, termasuk warga sipil, dan sejumlah lainnya terluka. Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki dengan ketat oleh pasukan keamanan. Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pada tanggal 22 Januari 2025, sekitar 1.660 warga Afghanistan yang diizinkan oleh pemerintah Amerika untuk bermukim kembali di AS, termasuk anggota keluarga personel militer AS, dibatalkan penerbangannya. Penyelidikan atas insiden tersebut sedang berlangsung, sementara akar kejahatan diduga berasal dari luar negeri.
Tragedi Bom Bunuh Diri di Afghanistan: 8 Orang Meninggal
Read Also
Recommendation for You

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan bahwa Rusia akan meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada negara…

Pada Senin, 9 Maret 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa eks Menteri Perhubungan (Menhub)…

Seorang pemuda berusia 21 tahun dari Desa Gunungsari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat hampir tewas setelah…

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, berbicara melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah…








