Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar menjadi sorotan karena diperlakukan istimewa setelah menjadi tersangka dalam kasus Polisi tembak Polisi. Perlakuan tersebut menimbulkan pertanyaan di masyarakat, termasuk dari Komisi III DPR RI yang mempertanyakan mengapa Dadang Iskandar diperlakukan tanpa diborgol dan diperbolehkan merokok. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyoroti perlakuan ini sebagai hal yang membingungkan. Di sisi lain, sekretaris Kompolnas RI Irjen Pol. (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo memberikan penjelasan bahwa pemberian kesempatan merokok kepada Dadang Iskandar adalah bagian dari strategi untuk membuatnya lebih rileks dan terbuka saat berbicara. Sebelumnya, Dadang Iskandar dipecat dari Polri setelah menembak kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan hingga tewas. Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono, menduga insiden tersebut terkait dengan kasus tambang ilegal yang sedang ditangani oleh Polres Solok Selatan.Kejadian tersebut bermula saat pelaku tambang ilegal yang ditangkap direskrim Polres Solok Selatan mendengar suara tembakan dari luar. Kapolda juga menyoroti kondisi tambang ilegal jenis galian C di daerah tersebut.
Alasan Tersangka Tembak Sesama Polisi Diperlakukan Istimewa: Penemuan Menjanjikan
Read Also
Recommendation for You

China mulai beralih untuk mendukung Iran dalam konflik dengan AS dan Israel dengan memberikan bantuan…

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi…

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menutup secara resmi acara Khanduri Nuzulul Quran Aceh…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan tegas melarang penggunaan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran oleh…

Menteri Perhubungan memastikan pasokan avtur dan BBM untuk operasional transportasi selama periode Lebaran 1447 Hijriah…







