Berita  

Update Terkini: Area Terdampak Kebakaran Gunung Bromo 570 Hektare

Luas Area Terdampak Kebakaran di Gunung Bromo Mencapai 520 Hektar

Minggu, 9 Agustus 2026 – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat luas area kawasan Gunung Bromo yang terdampak kebakaran mencapai 520 hektare. Angka ini merupakan peningkatan dari data sebelumnya sekitar 176 hektare.

Kondisi Terkini Kawasan Gunung Bromo

Rudijanta Tjahja Nugraha selaku Kepala Balai Besar TNBTS mengungkapkan, “Tercatat hingga saat ini ada 520 hektare kawasan terdampak kebakaran.” Kejadian ini berawal dari peristiwa terbakarnya kembali kawasan Gunung Bromo pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026.

Peristiwa ini tidak hanya menghanguskan tebing, tapi juga area savana Gunung Bromo. Faktor penyebab meluasnya kebakaran adalah angin kencang sejak siang yang memudahkan pergerakan api dari tebing ke savana. Selain itu, kondisi tanaman yang sudah kering turut mempercepat pergerakan api hingga menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dan membakar rumput di savana.

Upaya Penanganan dan Pemadaman Api

Tim gabungan telah bergerak cepat untuk memadamkan api. Helikopter water bombing melakukan operasi pengisian air di kawasan Ranu Pani dan membantu pemadaman di area yang masih mengeluarkan asap. Sementara kendaraan petugas gabungan juga bergerak menuju area tebing di Probolinggo untuk membantu penanganan dari sisi darat.

Menhut Raja Juli Antoni menargetkan minimal 30 kali water bombing dilakukan untuk memadamkan api di Lereng Gunung Bromo. Helikopter water bombing dijadikan alat utama dalam upaya pemadaman agar kebakaran segera dapat dikendalikan dan tidak merembet lebih luas.

Source link