Berita  

Sapa UMKM: Genjot Penyaluran KUR & Dorong UMKM Naik Kelas

Kementerian UMKM Luncurkan SAPA UMKM untuk Dorong Transformasi Digital

Pemerintah terus memberikan komitmen dalam memajukan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui langkah-langkah inovatif. Salah satunya adalah dengan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan efisiensi dalam tata kelola UMKM.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Pada kesempatan Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting memperkenalkan platform terbaru bernama SAPA UMKM. Platform ini merupakan inovasi berbasis digital yang bertujuan untuk menyediakan ekosistem layanan UMKM terpadu nasional yang terintegrasi.

Melalui SAPA UMKM, Pemda dapat dengan mudah memetakan komoditas unggulan di wilayahnya dan mengoptimalkan program pembinaan UMKM berdasarkan data yang akurat. Akses data yang terbuka ini memungkinkan pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan secara real time terhadap perkembangan pelaku usaha di wilayahnya.

Optimalisasi Penyaluran KUR

Selain memperkenalkan platform SAPA UMKM, Kementerian UMKM juga terus berupaya untuk meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil. Hingga pertengahan Juli 2026, penyaluran KUR telah mencapai Rp152,8 triliun yang didistribusikan kepada 2,4 juta debitur.

Meskipun tren penyaluran KUR menunjukkan angka yang positif, keterlibatan Pemda dalam mengoptimalkan program KUR dinilai masih belum maksimal. Data menunjukkan bahwa baru 21 dari 38 provinsi yang aktif mengunggah data mengenai usulan debitur potensial melalui Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Untuk itu, Kementerian UMKM mendorong partisipasi yang lebih aktif dari pemerintah daerah untuk membantu meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM di Indonesia.

Source link