Berita  

Tiket Transportasi Terintegrasi Jakarta: Tarif Pramono Dihitung

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Skema Tarif Transportasi Terintegrasi untuk Masyarakat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempersiapkan skema tarif transportasi terintegrasi yang memungkinkan masyarakat menggunakan berbagai moda transportasi umum dengan lebih praktis. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, yang menjelaskan bahwa skema tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemudahan akses transportasi umum bagi warga Jakarta.

DKI Siapkan Sistem Satu Tiket untuk Berbagai Moda

Pramono menyatakan bahwa dalam pembahasan yang sedang dilakukan, terdapat dua opsi sistem tiket yang sedang disiapkan. Skema pertama menggunakan tarif berdasarkan segmen atau rute perjalanan, sementara skema kedua menerapkan sistem tiket terintegrasi lintas moda transportasi. Pemprov DKI Jakarta berencana menerapkan sistem ini untuk mempermudah mobilitas warga serta memperkuat konektivitas transportasi umum di Jakarta.

Permudah Mobilitas Warga dan Dukung Konektivitas Kawasan Ibu Kota

Integrasi tarif ini diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang lebih efisien bagi masyarakat, terutama bagi pengguna yang harus berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya. Selain itu, sistem ini juga diproyeksikan untuk mendukung konektivitas dengan kawasan aglomerasi di sekitar ibu kota. Dengan adanya sistem tarif terintegrasi, diharapkan semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari.

Tarif LRT Jakarta Fase 1B Sedang Dihitung

Selain membahas integrasi tarif, Pemprov DKI Jakarta juga masih dalam proses perhitungan besaran tarif untuk LRT Jakarta Fase 1B yang akan melayani rute Pegangsaan Dua-Manggarai. Pramono menegaskan bahwa besaran tarif tersebut akan tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat agar layanan transportasi tetap terjangkau.

Source link