Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat Menjadi 80,6 Persen Menurut Survei Litbang Kompas
Pada Sabtu, 27 Juni 2026, survei Litbang Kompas merilis data yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri yang mencapai 80,6 persen. Angka ini menjadi indikator penting yang menggambarkan bahwa reformasi institusional Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo semakin diterima oleh masyarakat dengan baik.
Analisis Positif dari Boni Hargens
Analis politik senior, Boni Hargens, memberikan penilaian positif terhadap hasil survei Litbang Kompas tersebut. Baginya, angka kepercayaan publik yang tinggi menunjukkan bahwa Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah melakukan berbagai terobosan strategis yang signifikan dalam proses reformasi internal institusi kepolisian.
Boni Hargens memberikan apresiasi terhadap konsep “Presisi” yang diterapkan oleh Kapolri sebagai landasan utama transformasi Polri. Selain fokus pada aspek teknis operasional, konsep ini juga memperkuat budaya kepolisian yang lebih humanis, transparan, dan pelayanan publik yang optimal.
Implikasi Peningkatan Kepercayaan Publik
Boni Hargens menjelaskan bahwa peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri tidak hanya berdampak pada institusi kepolisian itu sendiri, tetapi juga memiliki implikasi yang signifikan bagi kuatnya fondasi demokrasi dan kredibilitas pemerintahan secara keseluruhan. Polri dianggap sebagai kekuatan pendukung fundamental bagi pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru terbentuk.
Selain menjaga ketertiban, Polri juga diharapkan dapat mengelola dinamika sosial dan menegakkan hukum secara adil. Keberhasilan Polri dalam membangun kepercayaan publik akan memiliki dampak yang menyeluruh, terutama terkait dengan stabilitas demokrasi dan legitimasi pemerintahan di Indonesia.












