Penyidik Polda Metro Jaya Dalami Kasus Umrah Hanania Group
Pada Jumat, 12 Juni 2026, penyidik Polda Metro Jaya mulai menyelidiki promosi yang dilakukan oleh Hanania Group yang sering muncul di media sosial. Langkah ini diambil dalam pengembangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menjerat Direktur Utama Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), sebagai tersangka.
Multitesti Terhadap Influencer
Sejumlah influencer dan publik figur yang terlibat dalam promosi perjalanan umrah ini dipanggil satu per satu oleh penyidik. Ada enam influencer yang sudah menjalani pemeriksaan terkait kasus ini. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Tiksnarto Andaru Rahutomo, menyatakan bahwa pemeriksaan influencer telah dilakukan.
Influencer Pertama yang Diperiksa
Di antara influencer yang dipanggil adalah Keanu Angelo. Dia menjalani pemeriksaan pada Senin, 8 Juni 2026, selama sekitar enam jam. Setelah itu, pemeriksaan dilanjutkan ke tiga publik figur lainnya, yaitu Muhammad Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, dan Anwar Sanjaya. Ketiganya diperiksa selama lebih dari lima jam. Dari pemeriksaan ini, terungkap bahwa Anwar Sanjaya mengembalikan uang sebesar Rp 30 juta kepada penyidik.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan pada Kamis, 11 Juni 2026, terhadap komika Praz Teguh dan model Paula Verhoeven. Paula tiba lebih awal dari jadwal yang ditetapkan penyidik. Selain itu, ada rencana pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa nama lain yang pernah bermitra dengan Hanania Travel.
Panggilan Kedua untuk Awkarin dan Faisal
Ada dua influencer, yaitu Karin Novilda atau Awkarin dan Faisal Bagus Ibrahim, yang belum memenuhi panggilan penyidik dan tidak memberikan konfirmasi terkait ketidakhadiran mereka. Maka dari itu, penyidik berencana untuk mengirim panggilan kedua kepada keduanya.












