Berita  

China Protes BYD dan Alibaba di ‘Daftar Hitam’ AS

Pemerintah China Kecam Tindakan AS yang Mencurigai Perusahaan China

China meluapkan kecaman terhadap tindakan Amerika Serikat (AS) yang memasukkan beberapa perusahaan raksasa Tiongkok seperti Alibaba, BYD, dan Baidu ke dalam daftar hitam perusahaan yang dianggap mendukung militer. Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa langkah ini melampaui batas konsep keamanan nasional dan hanya merugikan bisnis China.

Daftar Hitam Percobaan AS dalam Mengendalikan Perusahaan China

AS telah menetapkan 188 perusahaan sebagai “perusahaan militer China,” yang dilarang melakukan kontrak langsung dengan Departemen Pertahanan AS mulai akhir bulan ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya AS untuk membatasi pengaruh perusahaan China yang dianggap terkait dengan militer, meskipun beberapa perusahaan belum tentu terlibat secara langsung.

Pentagon menjelaskan bahwa “perusahaan militer China” adalah entitas yang dimiliki atau dikendalikan oleh militer China, atau berkontribusi pada strategi “penggabungan militer-sipil” China. Di antara perusahaan yang masuk dalam daftar ini adalah Alibaba, BYD, dan Baidu, yang dituding mendukung pengembangan militer China melalui afiliasi dengan lembaga militer dan teknologi.

Perlindungan dan Upaya Pemulihan dari China

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menegaskan bahwa China akan melindungi hak dan kepentingan bisnis mereka yang sah dan sesuai hukum. Perusahaan-perusahaan yang terkena dampak dapat mengajukan permohonan penghapusan dari daftar hitam AS, namun tidak semua permohonan diterima tanpa pengkajian yang ketat. Ini menunjukkan betapa China serius menghadapi langkah AS yang dinilai tidak sepenuhnya objektif.

Dalam daftar terbarunya, Pentagon juga memasukkan perusahaan-perusahaan lain seperti RoboSense Technology, Humanoid Unitree Robotics, dan perusahaan bioteknologi WuXi AppTec. China juga telah mengalami penambahan perusahaan yang terkena dampak dari langkah AS sebelumnya, menunjukkan tegangnya hubungan perdagangan antara dua negara adidaya ini.

Source link