Hilman Latief Beri Bantahan Terkait Tuduhan Aliran Dana Korupsi
Jakarta, VIVA – Mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, menepis tudingan menerima aliran dana terkait kasus korupsi kuota haji. Dalam kesempatan setelah salat Idul Adha 1447 H di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu, Hilman dengan tegas membantah dengan menyatakan bahwa tidak pernah ada aliran uang yang diterimanya terkait dugaan korupsi kuota haji.
“Enggak ada aliran uang, coba tanyakan apakah ada uang ke Pak Hilman? Enggak ada. Uang korupsi kuota, tanya saja, enggak pernah ada yg nanya. Saya udah enggak menanggapi itu. Delapan bulan ditulis media begitu, saya diam saja,” ujar Hilman.
Mengenai Dampak pada Keluarga
Hilman juga menyampaikan betapa tuduhan tersebut telah membuat keluarganya hancur. Ibunya mengalami keterpurukan, sementara ayahnya bahkan mengalami stroke akibat tekanan yang dialami akibat tuduhan tersebut. Hilman juga merasa kecewa dengan pemberitaan media yang terus memperbincangkan namanya terkait kasus tersebut.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Hilman Latief sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji untuk mengonfirmasi pertemuan antara dirinya dengan mantan menteri agama Yaqut Cholil Qoumas.
KPK Telusuri Dugaan Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Jatim
Kasus korupsi juga tengah dipantau oleh KPK terkait dana hibah di Jawa Timur. KPK akan mendalami dugaan peran Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024 yang kini menjabat sebagai anggota DPR periode 2024-2029, Anwar Sadad, dalam kasus tersebut. KPK akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.












