Berita  

Israel Batal Cegat Armada Sumud Flotilla: UBN Desak RI Lakukan Diplomasi Darurat

Pembina Global Peace Convoy Indonesia Desak Pemerintah Ambil Langkah Diplomasi Darurat

Pembina Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), menyuarakan desakan kepada Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomasi darurat terkait laporan intersepsi kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh angkatan laut Israel di perairan internasional.

Langkah Diplomasi Darurat Ditekankan Ustaz Bachtiar Nasir

UBN menegaskan pentingnya tindakan cepat dari Kementerian Luar Negeri RI untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang terlibat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Menurutnya, armada tersebut membawa bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza dan bukan operasi militer. Oleh karena itu, intersepsi yang dilakukan Israel dianggap sebagai pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia.

UBN juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan moral kepada para relawan kemanusiaan yang berada di atas kapal tersebut. Ia menekankan perlunya solidaritas dan perhatian terhadap keadaan para delegasi yang tengah menghadapi situasi sulit di tengah laut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Lembaga HAM Internasional Juga Diminta Turun Tangan

Selain mendesak pemerintah Indonesia, UBN juga meminta agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga HAM internasional ikut menekan Israel untuk menghentikan praktik intersepsi terhadap kapal sipil dan membebaskan seluruh aktivis yang ditahan. Solidaritas internasional sangat diharapkan untuk menegakkan keadilan atas tindakan yang dinilai melanggar norma internasional tersebut.

Source link