Berita  

Makan Malam di Beijing: Trump Suguhi Bebek Peking & Bakpao Babi Goreng

Menyantap Hidangan Mewah di Jamuan Makan Malam Antara Trump dan Xi Jinping

Pada Kamis, 14 Mei 2026, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping berkumpul untuk jamuan makan malam di Aula Besar Rakyat Beijing. Acara ini didatangi oleh beberapa orang terkaya dan paling berpengaruh di dunia, sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan Trump ke Tiongkok.

Keindahan dan Keanekaragaman Hidangan

Momen makan malam bersama ini di Aula Besar Rakyat Beijing menjadi puncak kunjungan Trump yang dinantikan, di mana Tiongkok menghadirkan karpet merah untuk menyambut kedatangannya. Dalam acara tersebut, Trump, anggota kunci pemerintahannya, bersama para miliarder dan CEO Amerika dalam rombongannya menikmati berbagai hidangan mewah.

Jamuan makan kenegaraan Tiongkok kali ini mengusung masakan Huaiyang, inspirasi kuliner dari wilayah sekitar Shanghai. Masakan ini terkenal dengan rasa lembut, teknik memasak yang halus, dan penekanan pada menggunakan bahan musiman.

Hidangan Khas Huaiyang

Masakan Huaiyang, sebagai salah satu dari delapan masakan daerah utama Tiongkok, memiliki sejarah panjang dalam acara kenegaraan. Dalam berbagai ajang kenegaraan besar, hidangan-hidangan khas Huaiyang selalu hadir sebagai bagian penting dari menu makanan.

Masakan Huaiyang umumnya terdiri dari berbagai hidangan, mulai dari bakso babi “kepala singa”, nasi goreng Yangzhou, “ikan tupai” goreng tepung dengan saus asam manis, hingga “tahu wensi” yang diiris tipis. Dengan penggunaan bahan-bahan alami khas wilayah aliran Sungai Yangtze, masakan Huaiyang mempertahankan kesegaran dan kelezatan alami.

Di meja hidangan malam itu, Trump dan para tamu disuguhi hidangan utama seperti Lobster dalam sup tomat, iga sapi yang renyah, bebek panggang Peking, serta hidangan salmon dengan saus mustard dan bakpao babi goreng. Sebagai akhir manis, disajikan pula kue kering, tiramisu, berbagai buah segar, dan es krim.

Momen ini menunjukkan bahwa Tiongkok memanfaatkan simbolisme makanan sebagai alat diplomasi yang kuat, terutama dalam menyambut tamu penting dari luar negeri. Selain itu, variasi hidangan yang disajikan juga menjadi bagian dari kesan mewah dan prestise acara tersebut.

Source link