Menteri Zulkifli Hasan Pasang Tenggat Waktu untuk Penyelesaian Masalah Sampah Nasional
Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas telah menetapkan tenggat waktu untuk menyelesaikan persoalan sampah nasional yang selama ini belum kunjung terselesaikan. Pemerintah menargetkan bahwa praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka harus dihentikan paling lambat pada bulan Mei 2028.
Zulhas Tegaskan Keluarnya Peringatan dalam Menangani Krisis Sampah
Saat ini, Zulhas menyampaikan pernyataan tersebut di tengah meningkatnya tekanan pemerintah terhadap krisis sampah yang kini dianggap telah mencapai tingkat darurat di berbagai daerah. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto secara langsung turut memberikan perhatian serius terhadap masalah ini dan meminta percepatan penanganan dalam dua tahun ke depan.
“Kalau teman-teman enggak selesai, nanti boleh saya diprotes di Mei 2028,” ungkap Zulhas saat hadir dalam deklarasi Gerakan Pilah Sampah di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pembaruan Sistem Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Zulhas mengungkapkan bahwa masalah sampah telah menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia selama hampir delapan dekade. Untuk itu, pemerintah saat ini mengandalkan percepatan pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai langkah utama penyelesaian masalah sampah.
Hingga saat ini, sebanyak 71 kota dan kabupaten telah menandatangani proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang menggunakan teknologi ramah lingkungan. Semua langkah ini diambil seiring diterapkannya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 mengenai Percepatan Penanganan Sampah Perkotaan Menjadi Energi Listrik.
Progres penanganan sampah di 71 kota yang termasuk dalam 22 kawasan aglomerasi terus dipercepat demi mencapai target yang telah ditetapkan. Namun, hingga saat ini, capaian program baru mencapai sekitar 22,5 persen. Diharapkan bahwa penanganan sampah ini dapat selesai dan praktik open dumping dapat dihentikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.












