KPK Siap Menjadi Mitra Kementerian Sosial dalam Mencegah Korupsi pada Program Sekolah Rakyat
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, akan bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk audiensi pada Jumat, 8 Mei 2026 di pagi hari. Audiensi tersebut seharusnya dilakukan pada Kamis, namun dijadwalkan ulang menjadi hari Jumat. Gus Ipul akan menjelaskan mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial (Kemensos), termasuk pada program Sekolah Rakyat.
Informasi Transparan dan Profesional
Kegiatan ini dilakukan untuk meminta nasihat dan masukan dari KPK, serta memberikan informasi terkait proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial. Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya akan terbuka untuk memberikan semua informasi yang dibutuhkan KPK, termasuk mengenai pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Kemensos. Salah satunya adalah informasi terkait pengadaan barang-barang untuk Program Sekolah Rakyat.
Gus Ipul menegaskan bahwa proses pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) melalui APBN tahun anggaran 2025 dan 2026 telah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang transparan, profesional, dan sesuai dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan. Proses penetapan harga melalui tahapan survei pasar dan konsultasi sebelum ditetapkan sebagai pagu anggaran, serta pemenang tender merupakan pihak yang menawarkan harga paling kompetitif namun tetap memenuhi spesifikasi dan standar teknis.
Di tengah adanya dugaan korupsi yang terjadi dalam pengadaan barang dan jasa, langkah tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran bahwa proses pengadaan di lingkungan Kemensos telah dilakukan dengan transparan dan profesional, tanpa adanya praktik korupsi.












