Konferensi Asia-Afrika (KAA) Jilid II diajukan oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sebagai upaya untuk mengatasi goncangan geopolitik global saat ini. Menurut Megawati, perlunya pemikiran alternatif untuk mewujudkan perdamaian sehingga Konferensi Asia-Afrika 1955 sangat relevan dalam menghadapi tantangan kesetaraan antarbangsa. Dia menegaskan bahwa Konferensi Asia Afrika Jilid II akan menjaga kedaulatan bangsa-bangsa merdeka dan memperbarui organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dianggap sudah usang. Megawati juga mendukung gagasan Bung Karno untuk menghapus hak istimewa negara tertentu di PBB dan memperkuat kesetaraan antarbangsa. Dengan situasi geopolitik dunia yang bergejolak, reformasi PBB dan dukungan terhadap nilai-nilai Pancasila di tingkat internasional menjadi penting untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Konferensi Asia-Afrika Jilid II: Solusi Geopolitik Global
Read Also
Recommendation for You

Menteri Agama: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak Pernyataan Menag Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya…

Sentor Filipina Ronald Dela Rosa Kabur dari Penangkapan Mahkamah Pidana Internasional Pada hari Senin, Senator…

Josepha Alexandra: Siswi Berprestasi yang Berani Kritik Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Pada Kamis, 14…









