Pada Jumat, 10 April 2026, seorang ibu bernama Nina Saleha dari Cimahi, Jawa Barat, mengalami kejadian yang mengejutkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, di mana bayinya nyaris dibawa oleh orang tidak dikenal. Insiden tersebut terjadi saat proses kepulangan bayi dari ruang perawatan intensif neonatal (NICU), di mana Nina merasa ada kelalaian dari petugas yang menyerahkan bayi tanpa verifikasi yang cukup.
Bayi Nina sebelumnya telah dirawat selama lima hari di ruang NICU karena mengalami penyakit kuning. Saat proses administrasi kepulangan sedang berlangsung, Nina bersama suaminya meninggalkan ruangan sejenak untuk makan. Namun, ketika mereka kembali, mereka menemukan bayinya sudah berada dalam gendongan orang lain. Nina langsung mengenali bayinya dari pakaian dan selimut yang digunakan.
Nina segera mendekati perempuan yang membawa bayi tersebut untuk memastikan bahwa itu adalah anaknya. Meskipun gelang identifikasi tidak terpasang, Nina yakin melalui ciri-ciri bayinya. Ketika kejadian ini menjadi viral di media sosial setelah Nina membagikan kisahnya, banyak warganet ikut memberikan respons dan meminta agar kasus ini diselidiki lebih lanjut karena melibatkan keselamatan pasien.
Kini, kejadian tersebut telah memperingatkan banyak orang akan pentingnya verifikasi yang cermat dalam penyerahan bayi di rumah sakit. Kejadian ini menyoroti kebutuhan akan perawatan yang lebih ketat dalam situasi yang melibatkan keselamatan dan kesejahteraan pasien, sembari menunjukkan pentingnya kesadaran akan keadaan sekitar saat berada di fasilitas kesehatan.












