Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 sangat tinggi. Sebanyak 85,3 persen dari pemudik menyatakan puas dengan pelayanan mudik tahun ini. Survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling dan memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa tingkat kepuasan masyarakat secara umum, baik yang mudik maupun tidak, mencapai 80,8 persen. Namun, tingkat kepuasan terutama meningkat pada kelompok pemudik mencapai 85,3 persen. Dari hasil survei secara rinci, kategori “sangat puas” terdiri dari 10,8 persen (umum) dan 15,3 persen (pemudik), sementara kategori “cukup puas” mendominasi dengan 70,0 persen di kedua kategori. Tingkat ketidakpuasan relatif rendah, yaitu 7,1 persen (umum) dan 9,5 persen (pemudik), sedangkan yang menyatakan tidak puas sama sekali di bawah 2 persen.
Tingkat kepuasan publik pada tahun 2026 menunjukkan konsistensi kinerja dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas tingginya tingkat kepuasan masyarakat ini sebagai hasil kerja keras dan sinergi seluruh stakeholder dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2026. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan, serta memastikan penyelenggaraan mudik menjadi semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan.












