Berita  

Dewan Perdamaian Gaza: Indonesia dan 7 Negara Lainnya Bergabung

Pada hari Kamis, 22 Januari 2026, Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden AS, Donald Trump, untuk mendukung stabilitas di Palestina. Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan bersama oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan menlu dari tujuh negara lainnya, yaitu Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Mereka akan segera menandatangani dokumen keikutsertaan sesuai prosedur hukum nasional dan mendukung upaya perdamaian dalam Jalur Gaza. Inisiatif ini sejalan dengan Rencana Komprehensif Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung oleh Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya perdamaian yang adil di Jalur Gaza serta menegaskan hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara berdaulat sesuai hukum internasional. Pada pekan sebelumnya, Presiden Trump telah mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dengan tujuan mengawasi mobilisasi sumber daya internasional bagi Gaza. Namun, reaksi terhadap langkah ini beragam di kancah internasional, dengan sejumlah negara Eropa khawatir akan pergeseran peran PBB dalam menangani konflik global.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Zurich pada Rabu, 21 Januari 2026 malam waktu setempat untuk menghadiri World Economic Forum (WEF). Semua langkah ini diharapkan dapat membawa keamanan, stabilitas, dan perdamaian bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut.

Source link