Berita  

Terungkap! Kayu Gelondongan Hanyut di Banjir Sumatra Menimbulkan Kontroversi

Sebuah temuan baru telah menguatkan dugaan adanya praktik pembalakan liar di balik gelondongan kayu yang terseret oleh banjir besar di beberapa wilayah Sumatra. Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengungkap bahwa kayu gelondongan yang ditemukan oleh tim lapangan menunjukkan tanda-tanda bekas gergaji mesin. Dalam pemeriksaan awal, tim gabungan Polri telah menelusuri asal-usul kayu tersebut yang viral dan memicu reaksi kemarahan dari publik.

Sigit menjelaskan bahwa berdasarkan temuan di lapangan, beberapa jenis kayu telah ditemukan dengan bekas potongan dari chainsaw. Namun, ia tidak merinci jenis kayu atau lokasi temuan tersebut secara spesifik. Hal ini masih menjadi fokus penyidik untuk mengetahui apakah kayu tersebut berasal dari kegiatan illegal logging atau praktik lain yang melanggar aturan.

Kapolri juga telah memerintahkan penyelidikan yang komprehensif dengan mengikuti aliran sungai dari wilayah terdampak banjir hingga ke hulu dan hilir. Upaya untuk mengungkap asal-usul kayu gelondongan tersebut telah memasuki tahap penyelidikan mendalam, dengan kerjasama antara Polri dan Kementerian Kehutanan. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa koordinasi dengan Polri sangat penting dalam mengungkap asal muasal kayu-kayu yang diduga berasal dari aktivitas ilegal di hulu.

Ramainya unggahan di media sosial mengenai kayu gelondongan yang terseret banjir di Sumatera Utara dan Sumatera Barat akhirnya mendorong Polri untuk mengambil langkah hukum. Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah membuka penyelidikan atas dugaan pembalakan liar di wilayah terdampak banjir. Langkah ini diharapkan dapat mengungkap praktik ilegal yang merugikan lingkungan.

Source link