Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta, memperingatkan masyarakat tentang potensi puncak banjir rob di Jakarta pada Jumat pagi, 5 Desember 2025. Informasi tersebut didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pramono mengatakan bahwa banjir rob diperkirakan mencapai puncaknya pada 5 Desember jam 09.00 pagi, namun ancaman banjir tidak berhenti sampai situ. Gelombang rob selanjutnya bisa muncul pada pekan ke-3 Desember 2025 dan curah hujan tinggi diperkirakan akan terjadi pada Januari 2026.
Sebagai langkah mitigasi, Pramono telah meminta modifikasi cuaca dan menyiagakan 600 pompa air yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tempat-tempat seperti Muara Angke dan Marunda telah diprediksi sebagai lokasi yang rentan terkena banjir rob. Pramono menegaskan bahwa risiko banjir dan curah hujan ekstrem harus disikapi dengan kesiapan maksimal baik dari pemerintah maupun masyarakat. Langkah mitigasi yang dilakukan diharapkan dapat mengurangi dampak yang dirasakan warga pesisir.












