PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperingatkan pengendara tentang kemungkinan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek akibat adanya pekerjaan perbaikan di lima titik jalan selama 10 hari ke depan. Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami pengguna jalan selama proses pekerjaan. Dia juga menyarankan agar pengguna jalan merencanakan perjalanan dengan baik, memeriksa kendaraan sebelum berangkat, memastikan saldo uang elektronik cukup, dan mengisi bahan bakar serta daya perangkat sebelum berangkat.
Untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama periode pekerjaan, JTT telah mengambil langkah-langkah antisipatif seperti menempatkan petugas siaga di lokasi pekerjaan, mengatur lalu lintas, dan mempersempit area kerja. Mereka juga siap menyediakan contra flow jika diperlukan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur arus kendaraan. Pihak JTT juga telah mensosialisasikan rencana pekerjaan melalui spanduk imbauan dan ‘Dynamic Message Sign’ di Tol Jakarta-Cikampek.
Selama periode pekerjaan, Tol Jakarta-Cikampek tetap beroperasi secara normal di kedua arah. Pemeliharaan jalan ini dilakukan tidak hanya untuk merawat infrastruktur, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan pengguna jalan. Pekerjaan pemeliharaan ini dilakukan secara berkala guna memastikan kualitas jalan tol tetap terjamin. Senior Manager Representative Office 1 JTT, Amri Sanusi, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menjaga mutu jalan tol dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi pengguna jalan.
Pekerjaan pertama dilakukan di area Jembatan Sungai Citarum Km 01+517 Karawang Timur jalur Ramp dari Jumat 14 November pukul 19.00 WIB hingga Senin 17 November pukul 16.00 WIB. Langkah-langkah antisipatif dan sosialisasi rencana pekerjaan yang dilakukan oleh JTT bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan selama proses perbaikan berlangsung.












