Berita  

Polisi Beber Fakta Orang Tua Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Polda Metro Jaya memastikan bahwa orang tua terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta berasal dari kalangan sipil, menepis spekulasi yang sempat beredar di media sosial. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menyatakan bahwa orang tua pelaku merupakan dari swasta. Ledakan yang terjadi pada Jumat, 7 November 2025, mengakibatkan 96 orang mengalami luka-luka, di mana 32 korban masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit. Prosedur pemindahan perawatan terduga pelaku dari Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ke Rumah Sakit Polri Kramatjati dilakukan untuk kemudahan proses pemeriksaan serta pemulihan fisik dan psikis pelaku yang masih di bawah umur. Hal ini akan memungkin penyidik untuk mendalami informasi lebih lanjut setelah kondisi pelaku membaik. Pemindahan juga bertujuan agar proses perawatan berjalan aman dan terpantau oleh tim gabungan yang telah dibentuk Polri. Ledakan yang terjadi saat shalat Jumat di SMAN 72 Jakarta mengakibatkan beberapa siswa harus dilarikan ke rumah sakit, di mana sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran akibat tekanan ledakan yang kuat. Meski kondisi fisik korban mulai membaik, pemulihan mental dianggap sebagai tantangan terbesar pascakejadian. Polisi masih terus mendalami motif terduga pelaku membuat ledakan di masjid, namun memastikan bahwa pelaku bukan anti agama tertentu.

Source link