Pati, VIVA – Kontroversi kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025 sebesar 250 persen oleh Bupati Pati Sudewo telah menimbulkan penolakan keras dari masyarakat setempat, bahkan sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto. Prabowo, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, sangat memperhatikan isu tersebut dan telah meminta sang bupati untuk membatalkan kebijakan tersebut. Selain itu, Prabowo juga menyarankan agar Bupati Sudewo mencari pembiayaan pembangunan Pati dari sumber lain seperti investasi. Sudewo dengan cepat merespon permintaan Prabowo dan mencabut kebijakan tersebut. Bupati juga menegaskan bahwa kondusivitas daerah harus dijaga, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Sebelumnya, kebijakan kenaikan PBB-P2 telah dibatalkan setelah mendapat penolakan massif dari masyarakat. Meskipun demikian, keputusan ini juga berdampak pada penundaan sejumlah proyek pembangunan yang sebelumnya direncanakan.
Prabowo Kritik Kenaikan PBB 250% Bupati Pati, Minta Alternatif Solusi
Read Also
Recommendation for You

Perubahan Nomenklatur Program Studi Teknik Menjadi Rekayasa: Langkah Penguatan Pendidikan Pada Sabtu, 16 Mei 2026,…

Trump Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Beijing Pada Jumat siang, 15 Mei 2026, Presiden Amerika Serikat…

19 WNI Diamankan Otoritas Arab Saudi karena Pelanggaran Hukum saat Musim Haji Konsul Jenderal Republik…









