Pada hari Kamis, 10 April 2025, terjadi kasus pembunuhan tragis di Deliserdang, Sumatera Utara. Seorang pria berinisial FES (35) telah membunuh kekasihnya yang bernama Santi Matanari (33) dan membuang jasadnya ke dalam sumur kontrakan mereka di Perumahan Tanjung Selamat Lestari, Kecamatan Sunggal. Santi berasal dari Jalan Pintu Air IV, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, sedangkan FES berasal dari Jalan Pasar I Garapan, Kecamatan Medan Amplas. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu, 30 Oktober 2024, sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut Kapolrestabes Medan, Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan, motif pembunuhan tersebut adalah rasa cemburu karena kasus asmara. Pasangan ini tinggal bersama di rumah kontrakan tanpa status pernikahan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Santi dan FES tinggal bersama selama sekitar 2 bulan sebelum kejadian tersebut. Peristiwa ini dipicu oleh perselisihan yang timbul karena Santi terlibat dengan pria lain. Pembunuhan dilakukan dengan cara dibekap dan jasad korban dibuang ke sumur belakang rumah. Selanjutnya, FES berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal di kawasan Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada Minggu, 6 April 2025. Pelaku dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 dan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup, dan saat ini ditahan di Polsek Sunggal. Menyusul evakuasi jasad korban dan penyidikan yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Medan, kasus ini telah menjadi sorotan utama dalam berita kriminal terkini.
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mayat Wanita di Sumur
Read Also
Recommendation for You

Angkatan Laut Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan kepada para pelautnya untuk mengamankan perangkat elektronik, akun…

Sekretaris Jenderal Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Slamet Ariyadi, menegaskan penolakannya terhadap informasi…

DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-undang tentang Perlindungan Saksi dan Korban (RUU PSdK) menjadi undang-undang…

Presiden AS, Donald Trump, telah mengancam untuk meledakkan banyak bom jika gencatan senjata dengan Iran…

Kabar terbaru datang dari kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus…







