Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, arus balik Lebaran tahun 2025 tidak mengalami lonjakan ekstrem berkat kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dari pantauan di lapangan, jalan-jalan masih dalam keadaan normal dan kereta api mampu menampung lonjakan penumpang selama arus balik Lebaran. Kebijakan WFA membuat arus lalu lintas tetap berjalan normal, dan evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan bahwa angkutan Lebaran tahun 2025 berjalan lancar. Puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 juga tidak terjadi karena kebijakan WFA dimulai sejak 24 Maret 2025, menjadikan pola arus lalu lintas terdistribusi secara normal. Prabowo turut mengapresiasi penanganan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2025 karena tidak terjadi kemacetan signifikan dan angka kecelakaan mengalami penurunan drastis. Menjadwalkan untuk bekerja pada 21 Maret 2025 dan berlibur sejak 22 Maret 2025, kebijakan ini telah membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik dan balik Lebaran.
Tidak Ada Lonjakan Arus Balik Lebaran 2025 Berkat WFA
Read Also
Recommendation for You

Dentuman Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Bandung Raya Pada Sabtu, 5 September 2026, aktivitas erupsi…

Dentuman Keras dan Erupsi Gunung Anak Krakatau Pada Sabtu pagi, 5 September 2026, aktivitas vulkanik…

Kemenkes Ungkap Fakta Menarik tentang Kondisi Kesehatan Jiwa Dokter Pemeriksaan kesehatan jiwa terhadap dokter yang…

Politisi Soroti Pertanggungjawaban Badan Gizi Nasional Terhadap Korban Keracunan Program Makan Bergizi Gratis Politisi Soroti…

Kemenkes Dorong Layanan Kesehatan Jiwa dan Daycare Lansia Ditanggung BPJS Pada Jumat, 4 September 2026,…






