Isu mengenai komunikasi video antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang diduga mempengaruhi kasus suap dan perintangan penyidikan terhadap Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan, telah mencuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah adanya isu tersebut. Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa ia tidak pernah mendengar informasi tersebut dan menegaskan bahwa hal tersebut tidak berkaitan dengan kasus yang sedang diselidiki. Kasus ini melibatkan Harun Masiku sebagai tersangka yang saat ini masih buron, dan juga menjerat Hasto Kristiyanto. KPK resmi mengumumkan status tersangka terhadap Hasto dalam kasus korupsi suap PAW Anggota DPR RI periode 2019-2024. Hasto diduga terlibat dalam upaya memberikan suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk memenangkan Harun Masiku sebagai anggota DPR pada Pemilu 2019. Selain itu, video call antara Megawati dan Prabowo juga diklarifikasi oleh Asep sebagai tidak berkaitan dengan kasus tersebut. Harun Masiku, yang juga tersangka dalam kasus ini, telah menjadi buron selama lima tahun, sedangkan Hasto diduga aktif dalam upaya untuk menyuarakan Harun Masiku memperoleh kursi anggota DPR.
Isu Video Call Megawati & Prabowo: Dampak Kasus Hasto PDIP
Read Also
Recommendation for You

Trump Bikin Gebrakan di Turki dengan Keberangkatan Misterius Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membuat…

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Merespons Dakwaan Korupsi Kuota Haji Pada Selasa, 11 Agustus 2026,…










