Kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang pria disabilitas di Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai terungkap. Pemilik homestay tempat pria tersebut tinggal mengungkapkan bahwa pria tersebut sering membawa wanita ke tempat tinggalnya. Menurut pemilik homestay, pria tersebut seringkali membawa wanita yang berbeda setiap harinya, bahkan bisa mencapai 2-3 wanita dalam sehari. Wanita yang ditemani pria tersebut keluar dari kamar dengan kondisi yang beragam, ada yang panik, menangis, hingga berusaha lari. Meskipun pria tersebut telah dilahirkan tanpa kedua tangan, namun dia tetap menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Kasus ini menarik perhatian publik karena banyak yang meragukan kemampuan pria tersebut untuk melakukan kekerasan seksual tanpa kedua tangan. Sementara itu, pria tersebut bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan pelecehan seksual, melainkan korban yang mengajaknya ke homestay tersebut. Kasus ini terus menjadi sorotan karena keberadaan pria disabilitas ini dalam kasus kekerasan seksual yang disangkutkan padanya.
Agus Pria Disabilitas Tanpa Lengan: Kisah Sukses di Homestay Lombok
Read Also
Recommendation for You

Pada hari Rabu, 11 Februari 2026, pihak kepolisian mengkonfirmasi peristiwa penembakan terhadap pesawat PK-SNR milik…

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menyatakan bahwa TNI telah menyiapkan prajurit untuk dikirim ke…

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi warganya pada Idul Fitri…

Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengusulkan duet antara Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan (Zulhas) pada…

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) aktif melakukan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban bencana, membuka pasar…







